Membersihkan Botol Susu Anak Hingga Steril

Membersihkan botol susu kelihatannya remeh, namun butuh ketelitian loh! Pasalnya, jikalau kurang bersih atau steril, dapat-dapat si kecil terinfeksi kuman atau bakteri penyebab penyakit, diare semisal. Duh, jangan hingga deh.

Tutorial Mencuci dan Mensterilisasi Botol

– Sebelum mencuci botol, cuci tangan hingga bersih dengan sabun dan gosok dengan bagus selama kurang lebih 20 detik.

– Pisahkan segala komponen botol – badan botol, dot, antisedak, lingkaran untuk melekat dot dan tutup botol. Bersihkan menerapkan sikat botol – yang lembut dan ramping – juga sabun pencuci khusus yang aman sampai ke jeda-jeda komponen botol. Sesudah itu, bilas di air mengalir dan pastikan botol dan dot bersih dari sisa-sisa susu atau sabun.

– Sesudah botol dan dot selesai dicuci, siapkan air panas – menutup segala komponen botol – yang telah dididihkan dalam panci. Akan lebih bagus sekiranya air yang diterapkan yaitu air mineral yang dididihkan, sebab mutu air keran di setiap rumah berbeda-beda. Ada macam air yang sekiranya dipanaskan akan mengristal dan dapat mengendap dalam botol, umumnya ditandai dengan lapisan tipis yang mengambang di atas permukaan air dikala Moms membuatkan susu untuk si kecil.

– Rebus botol lalu diamkan sekitar 15 menit.

– Kecuali merebus, Moms juga dapat menerapkan alat sterilisator untuk mensterilkan botol si kecil.

Baca Juga Tentang Yang Menjual Acrylic Lembaran Klik : http://acrylicgbbond.com/produk/

Mengetahui Simbol Plastik

Botol susu yang diterapkan hendaknya aman bagi bayi. Dan umumnya, di bawah kemasan plastik – termasuk botol susu – tertera kode atau simbol yang memutuskan macam bahan plastiknya. Berikut sebagian di antaranya seperti dikutip dari Reuters.

1. PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate)

Bahan ini digunakan untuk botol plastik transparan seperti kemasan untuk air mineral. Cuma aman untuk sekali gunakan dan jangan memasukkan air panas atau hangat.

2. HDPE (High Density Polyethylene)

Umumnya digunakan untuk botol susu berwarna putih susu. Bahan ini malah cuma disarankan untuk sekali penerapan.

3. PVC atau Polyvinyl Chloride

Bahan plastik ini benar-benar susah didaur ulang, tak jarang ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. PVC membahayakan untuk ginjal dan hati.

 

Baca Juga : Toko Akrilik Kualitas Terbaik

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*